Christ The Controversialist
Penulis :
Penerbit : Literatur Perkantas Jatim
Kategori : Pembinaan - Formasi Pengajaran
ISBN-10 : -
ISBN-13 : 978-602-18547-9-2
Terbit : April 2014
Halaman : 240 hlm.
Dimensi : 14 x 21 cm
 
Harga Normal : Rp 55.000, 00
Anggota Katalis : Rp 38.500, 00

Kita sering membayangkan Yesus sebagai pembuat damai, yang begitu sabar dan lembut dalam menghadapi ajaran atau praktik ibadah yang salah. Ternyata Injil tidak mengatakan seperti itu. Yesus berkonflik keras. Dia banyak tidak setuju dan menentang banyak hal. Dia berdebat secara sengit dengan berbagai kelompok pemuka agama di zaman itu. Kontroversi apa saja yang Dia buat?

  1. Dia berargumen bahwa kita akan mengalami karya Allah yang sangat berkuasa secara supranatural baik di dunia maupun akhirat.
  2. Dia tidak setuju apabila tradisi manusia menjadi lebih diutamakan menggantikan Alkitab, sebagai fondasi dasar kita.
  3. Dia berargumen bahwa Alkitab bukanlah tujuan akhir bagi dirinya sendiri, tetapi ada tujuan yang melampaui itu.
  4. Dia menekankan bahwa Allah menerima kita berdasarkan apa yang kita terima dari Dia, bukan karena apa yang kita lakukan bagi-Nya.

John Stott dengan berani menegaskan berbagai kontroversi yang dimunculkan Yesus untuk memperjelas inti dari iman Kristen yang sejati. Teks klasik yang ditulis oleh John Stott ini begitu kontroversi saat pertama kali diterbitkan, bahkan tidak kalah kontroversinya pada masa kini. Namun yang terpenting adalah maukah Anda mengikut dengan sungguh Kristus yang radikal dan kontroversial?

Pendahuluan oleh Jonathan Lamb

Kata Pengantar

BAGIAN SATU: FONDASI

  1. Sebuah Panggilan untuk Menjelaskan
  2. Mengapa 'Injili'

BAGIAN DUA: Kontroversi

  1. Agama: Natural atau Supranatural?
  2. Otoritas: Tradisi atau Alkitab?
  3. Alkitab: Tujuan atau Sarana?
  4. Keselamatan: Jasa atau Belaskasih?
  5. Moralitas: Lahiriah atau Batiniah?
  6. Ibadah: Mulut atau Hati?
  7. Tanggung Jawab: Menarik Diri atau Terlibat?
  8. Ambisi: Kemuliaan Kita atau Allah?

Catatan Tambahan: Yesus, Guru dan Tuhan Kita

Catatan-Catatan

JOHN STOTT lahir di London pada tahun 1921, dari pasangan Tuan Arnold dan Nyonya Stott. Dia bersekolah di Rugby School, di sana dia menjadi anak yang menonjol, lalu melanjutkan ke Trinity College. Cambridge. Di Trinity, dia meraih peringkat pertama untuk dua mata kuliah: Bahasa Perancis dan Teologi. Dia pun terpilih untuk mendapatkan beasiswa studi lanjutan.

John Stott mengajar kaum pendeta di Ridley Hall, Cambridge. Dia mendapat gelar kehormatan Lambeth di Jurusan Teologi pada tahun 1983 dan memperoleh gelar doktor dari sekolah-sekolah di Amerika, Inggris, dan Kanada.

"Setiap orang Kristen yang bijak perlu membaca penjelasan klasik mengenai inti aliran injili. Meskipun ditulis lebih dari empat puluh tahun yang lalu, pesan utamanya masih berlaku bahkan lebih dibutuhkan pada hari ini daripada di waktu yang sebelumnya. John Stott menjelaskan secara persuasif, murah hati, jelas, dan dengan pemahaman yang tajam mengenai apa artinya untuk setia bagi Yesus Kristus. Ini adalah buku yang luar biasa." - CHRISTOPHER ASH, Proclamation Trust

"Menurut saya, ini bukan hanya salah satu buku terbaik dari John Stott, tetapi salah satu buku yang paling penting dalam dekade terakhir. Dalam dunia yang semakin menolak konsep kebenaran dan gereja yang sering ditandai oleh ketidakpedulian terhadap doktrin, maka permohonan buku ini untuk tunduk pada pengajaran Kristus tentang keyakinan-keyakinan inti dan teladan-Nya dalam menyatakan keyakinan-keyakinan tersebut sangatlah dibutuhkan." - VAUGHAN ROBERTS, Rektor St Ebbes, Oxford

"Saya sering terperangah melihat cara Stott menunjukkan kualitas kepemimpinan yang luar biasa dari seorang yang memiliki pemikiran yang kuat dan hati yang lembut." - JONATHAN LAMB, Langham Preaching

Media Terkait:
Komentar dan Kutipan Favorit Anda:
Temukan kami di: